Dilema! Pilih Tisu atau Sapu Tangan Saat Terkena Flu Batuk?

Pergantian musim selalu jadi hal yang tidak diinginkan. Flu dan batuk jadi penyakit yang selalu hadir disaat perubahan musim ini. Tisu dan sapu tangan jadi benda yang harus selalu ada di tas maupun kantong pakaian Anda. Tapi diantara tisu atau sapu tangan, mana yang lebih baik?

Ya, mencegah penyakit bisa dimulai dari pemilihan benda yang terjamin kebersihannya. Meskipun kedua benda itu sama-sama bisa menangkal penyebaran virus flu dan batuk, tapi kami yakin diantara keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Melalui artikel ini, Anda menjadi lebih tahu mengenai kedua benda tersebut. Selain itu, kami harap artikel ini bisa menambah edukasi Anda saat memilih tisu atau sapu tangan saat pancaroba.

Oleh karena itu, ketahui terlebih dahulu mengenai alasan banyaknya orang yang terjangkit batuk dan pilek.

Alasan Batuk dan Pilek Umumnya Terjadi di Musim Pancaroba


Jika Anda sedang merasakan batuk dan pilek, ini bukan kebetulan saja. Ternyata batuk dan pilek kerap terjadi di pancaroba telah di teliti oleh para ahli di Yale University.

Penelitian tersebut menemukan bahwa perubahan suhu adalah penyebab terjangkitnya flu dan batuk. Hal itu karena suhu udara cenderung mengalami penurunan yang mana hal ini membuat bakteri mudah berkembang biak.

Ketahanan tubuh bisa membeku akibat suhu udara yang terlampau sangat rendah. Kejadian ini membuat sel manusia yang berfungsi sebagai pendeteksi virus menjadi tidak bekerja lebih baik.

Begitu pula dengan perubahan cuaca dari hujan ke kemarau. Di satu sisi, suhu yang mulai meninggi cocok bagi beberapa orang Indonesia yang aktivitasnya sering dilakukan diluar rumah. Meskipun demikian, musim kemarau juga bisa menjadi pemicu kemunculan flu atau batuk karena suhu ini menjadi pemicu penyempitan pembuluh darah sehingga membuat kita akan merasakan pusing dan sakit kepala.

Pada beberapa orang, pusing atau sakit kepala adalah salah satu gejala terjadinya flu. Tapi bisa jadi beberapa orang lainnya merasakan gejala yang lebih komplek.

Apapun gejala yang Anda rasakan saat merasakan flu dan batuk, bawalah tisu atau sapu tangan untuk mencegah penyebarannya.

Begini Cara Flu dan Batuk Dapat Menyebar


Udara adalah media pengantar virus flu dan batuk sehingga menyebar ke seluruh orang. Bahkan dengan jarak 2 Meter pun, virus ini dapat hinggap ke orang lain.

Bahkan droplet seseorang yang terjangkit flu dan batuk yang menempel di area wajah orang lain bisa menjadi sumber penyebaran. Tanpa kita sadari, droplet tersebut akan terhirup ke dalam hidung sehingga masuk ke paru-paru.

Namun, terjangkitnya flu dan batuk tidak langsung dirasakan. Kurang lebih tiga sampai empat hari setelah terkena cipratan dorplet orang yang terjangkit mulai merasakan gejalanya.

Kita memang tidak bisa mengontrol cipratan air liur tersebut. Namun yang bisa kita lakukan adalah mencegahnya dengan membawa tisu dan sapu tangan. Mana yang lebih baik diantara tisu atau sapu tangan dari segi pencegahan penularan virus dari kedua benda tersebut?

Keunggulan Sapu Tangan


Kini sudah banyak penjual yang mengkreasikan sapu tangan. Itulah yang membuat benda ini tidak akan pernah kehabisan pelanggan. Desain dan pemilihan warna yang beragam membuat para pelanggan merasa lebih trendy saat menggunakannya.

Apalagi, sapu tangan punya beberapa ukuran yang menyesuaikan kebutuhan. Bagi Anda yang mencari kepraktisan, sapu tangan kecil bisa jadi solusinya. Ukuran itu membuat sapu tangan bisa dilipat sedemikian rupa dan dimasukkan dalam kantong.

Tapi berhati-hatilah saat digunakan untuk anak Anda. Beberapa sapu tangan punya tekstur yang kasar sehingga dapat merusak kulit bayi. kerusakan tersebut karena kulit bayi cenderung lebih sensitif daripada kulit orang dewasa.

Terlepas dari waspada penggunaannya, sapu tangan masih jadi pilihan saat musim flu dan batuk melanda. Tidak perlu membuangnya setelah digunakan adalah keunggulan utama dari benda ini. Anda bisa membersihkannya saat sudah terpakai.

Meskipun demikian, aturlah jangka waktu penggunaan sapu tangan tersebut. Kami sarankan untuk membersihkan sapu tangan setlah dua hari pemakaian. Akan tetapi jangka waktu tersebut disesuaikan dengan pemakaian masing-masing orang.

Jika Anda menggunakan tiap waktu, gantilah sapu tangan secaraa berkala. Hal itu untuk menghindari virus dan bakteri menempel di benda itu.

Keunggulan Tisu


Ya, sapu tangan memang bisa dibersihkan kapanpun Anda mau. Tapi apakah Anda punya waktu untuk membersihkannya tiap hari?

Pertanyaan itu mungkin jadi bahan pertimbangan bagi seorang Pekerja saat ingin memilih tisu atau sapu tangan. Menurut sebagian dari mereka, waktu akan dihabiskan untuk bekerja. Pastinya hal ini membuat beberapa urusan kebersihan bisa jadi terbangkalai misalnya mencuci sapu tangan.

Tak heran, kita akan beralih ke benda yang lebih praktis daripada sapu tangan. Pilihannya hanya satu, yaitu memilih tisu.

Jika dibandingkan antara tisu atau sapu tangan, benda ini dipilih karena lebih praktis. Sekali digunakan, tisu harus segera dibuang dan tidak untuk dipakai kedua kalinya.

Saat ingin memakainya, cukup tarik perlahan dan ambil beberapa helai sesuai kebutuhan. Dilihat dari sektor kebersihannya, tisu adalah benda yang lebih bersih daripada sapu tangan.

Tiap helai yang belum terambil akan terjaga kebersihannya. Apalagi jika Anda menggunakan tempat penyimpanan tisu atau dispenser tisu. Selain terjaga kebersihannya, dispenser tisu membantu Anda mengambil lembaran tisu tanpa terjatuh dan terbuang. Itu adalah tindakan pemborosan tisu yang sebaiknya kita hindari mulai sekarang.

Tenang, Anda bisa menghindari pemborosan tisu dengan cara yang lain. Misalnya adalah membawa tisu kecil dengan jumlah sheet yang secukupnya.

Ini cocok bagi Anda yang sedang berpergian seorang diri. Meskipun tidak membawa peralatan banyak, tapi kebersihan tetap harus dijaga dimanapun Anda berada.

Jika Anda sedang terkena flu, pilihan antara tisu atau sapu tangan, tisu adalah benda yang harus Anda bawa. Saat tidak menemukan kamar mandi, Anda bisa menggunakan tisu untuk membuat ingus. Setelah itu, buanglah lembaran tisu tersebut pada tempat yang sudah ditentukan.

Dengan begitu, kebersihan lingkungan sekitar tetap terjaga. Serta kenyamanan juga terasa karena menggunakan tisu sekali buang. Jadi mana Anda pilih, tisu atau sapu tangan?

2 Jenis Tisu untuk Mencegah Penularan Flu dan Batuk


Sudah tahu kan mana yang lebih baik antara tisu atau sapu tangan? Jadi jangan salah pilih agar penyebaran flu dan batuk tidak semakin masiv, ya. Demi mencegah penyebaran ini, kami sarankan bawalah salah satu dari kedua jenis tisu ini yaitu Tisu Handkerchief dan Tisu Travel.

Demi pencegahan penyebaran flu batuk, jangan asal untuk memilihnya. Pastikan gunakan merk tisu yang memiliki beberapa sertifikasi di Indonesia. Dengan demikian, Anda bisa lebih aman saat menggunakan tisu tersebut.

Keunggulan tisu tersebut bisa Anda dapatkan saat menggunakan tisu merk See U dan Plenty. Dengan bahan yang bersih, tanpa bahan berbahaya serta proses yang panjang, kami jamin kedua tisu tersebut dapat menjaga kesehatan Anda.

Jadi, siapkan Tisu Handkerchief dan Tisu Travel merk See U dan Plenty untuk mencegah penularan flu dan batuk. Diri sendiri dan keluarga akan terbebas dari penularan virus tersebut.

Referensi:

https://www.merdeka.com/sehat/4-alasan-untuk-memilih-gunakan-tisu-daripada-sapu-tangan-saat-pilek.html

https://www.bodrex.com/read/tips-dan-artikel/Ternyata-Ini-Alasan-Sering-Flu-dan-Batuk-Saat-Musim-Pancaroba

https://www.halodoc.com/artikel/ketahui-cara-virus-flu-menular

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *